Hack DOS
Microsoft DOS datang dengan beberapa hacking tool tersembunyi yang akan saya diskusikan disini. Tool ini dapat ditemukan pada direktori c:\windows jika anda menggunakan win98 dan jika anda menggunakan winxp maka tool ini berada pada C:\winxp\system32. WinXP, Win2000 dan WinNT dirilis dengan beberapa tool internet tambahan. Jadi jika anda masih menggunakan win98 maka saya menyarankan agar menggantinya dengan WinXP. Yang tentunya memiliki fitur securiti tambahan dan perintah hacking internet yang bagus. Dalam manual ini saya akan membahas mengenai beberapa perintah yang ditemukan pada Win98 dan winXP
Jadi bagi pengguna window, berikut ini perintah-perintah hacking pada DOS.
1. ping
2. tracert
3. telnet
4. ftp
5. netstat
OK, inilah keterangannya.
1. ping
Utiliy ini digunakan untuk mencari keberadaan remote host. Yang mengirmkan sebuah signal SYN ke remote host dan jika remote host membalas maka berarti memang ada suatu remote machine.
Cobalah anda ketik perintah ini:
C:\windows>ping/?
*************
Newbie tip: mengetik '/?' setelah perintah dos menampilkan helpnya. Jadi bagaimana anda belajar aneka perintah dos. Bukankah WinXP, WinNT dan Win2000 juga memiliki perintah ‘help’ untuk menampilkan seluruh perintah dos.
*************
Usage: ping [-t] [-a] [-n count] [-l size] [-f] [-i TTL] [-v TOS]
[-r count] [-s count] [[-j host-list] | [-k host-list]]
[-w timeout] destination-list
Options:
-t Ping the specified host until stopped.
To see statistics and continue - type Control-Break;
To stop - type Control-C.
-a Resolve addresses to hostnames.
-n count Number of echo requests to send.
-l size Send buffer size.
-f Set Don't Fragment flag in packet.
-i TTL Time To Live.
-v TOS Type Of Service.
-r count Record route for count hops.
-s count Timestamp for count hops.
-j host-list Loose source route along host-list.
-k host-list Strict source route along host-list.
-w timeout Timeout in milliseconds to wait for each reply.
Jadi saya dapat melakukan ping ke ip address apapun atau domain name untuk memeriksa keberadaannya di internet. Sebagai contoh saya mengetik “ping localhost” maka saya mendapatkan.
Pinging chintan [127.0.0.1] with 32 bytes of data:
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Reply from 127.0.0.1: bytes=32 time<10ms ttl="128">
Ping statistics for 127.0.0.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms
************
Newbie tip: 'localhost' adalah ip 127.0.0.1 dan merupakan ip address kita sendiri. Juga dikenal sebagai loopback ip. Tapi saat anda terhubung ke internet anda akan diberi ip baru oleh isp anda sebagai identifikasi diri anda. Anda dapat mencari tahu ip anda dengan mengetik”winipcfg” pada menu Start-Run bagi pengguna Win98, sedangkan yang lainnya hanya mengetikkan “ipconfig” pada command prompt.
***********
Hal ini menunjukkan kepada saya bahwa 32 byte data dikirim ke 127.0.0.1 dan dibalas kembali kurang dari 10ms. TTL adalah Time To Live dan nilai range dari 0 hingga 255 (default 128). Sekarang biar kita lihat apa yang terjadi jika saya mengetik “ping www.yahoo.com”
Pinging www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87] with 32 bytes of data:
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=3448ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2276ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=1799ms TTL=54
Reply from 66.218.71.87: bytes=32 time=2850ms TTL=54
Ping statistics for 66.218.71.87:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1799ms, Maximum = 3448ms, Average = 2593ms
Tapi bagaimana ping tersebut digunakan oleh para hacker? Baiklah, ada dua opsi ‘|’ dan ‘-t’ yang mematikan. -| digunakan untuk spesifikasi ukuran buffer yang dikirimkan (defaultnya 32 byte) bagaimana jika saya mengetik “ping -| 65600 target.com” maka hal ini akan membawa maut 65600 paket data ke target.com yang lebih tinggi dari kapasitas TCP/IP 65535. Tindakan ini menyebabkan target.com menjadi hang dan harus di restart.
Dan jika saya mengetik “ping –t target.com” hal ini akan meneruskan pengiriman 32 byte data ke target.com hingga menghabiskan resource dan menyebabkan hang. Dua jenis serangan diatas dikenal sebagai ping attack bagi penyerang Dos.
***********
Newbie tip: 'Dos' yang terakhir disebutkan adalah Denial of service yang dilancarkan oleh hacker untuk menghentikan service pada remote machine.
***********
Catatan: Jenis serangan ini dimasa lalu sering digunakan, namun saat ini pada sistem yang telah diperbarui hal tersebut tidak akan bekerja lagi.
2. Tracert
Perintah Tracert melakukan penjejakan ke remote machine. Sebelum request kita menjangkau remote machine melalui router yang berbeda diantaranya. Tool tracert (dikenal sebagai ‘traceroute’ pada unix) pada awalnya dirancang untuk mencari router mana yang mengalami masalah. Perintah tersebut menunjukkan ip address router yang dilalui request kita sebelum menjangkau remote machine. Sebagai contoh, jika saya mengetik “tracert http://www.yahoo.com/” pada dos prompt maka akan terdapat:
Tracing route to www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87]
over a maximum of 30 hops:
1 * 2296 ms 2025 ms dialpool-210-214-55-11.maa.sify.net [210.214.55.11]
2 2446 ms 2025 ms 2301 ms dialpool-210-214-55-2.maa.sify.net [210.214.55.2]
3 1899 ms 2066 ms 2450 ms lan-202-144-32-177.maa.sify.net [202.144.32.177]
4 * 2885 ms 2749 ms lan-202-144-83-4.maa.sify.net [202.144.83.4]
5 * * * Request timed out.
6 * * * Request timed out.
7 * * * Request timed out.
8 * * * Request timed out.
9 * * * Request timed out.
10 * 3408 ms * www.yahoo.akadns.net [66.218.71.87]
11 * * * Request timed out.
12 * * * Request timed out.
13 * * * Request timed out.
14 * * * Request timed out.
15 * * * Request timed out.
16 * * * Request timed out.
17 482 ms 698 ms 624 ms w8.scd.yahoo.com [66.218.71.87]
Trace complete.
Baris pertama memberitahukan kita ip mana yang menjejaki dan kemudian jumlah hop. Jumlah hop tergantung pada jumlah server yang ada diantaranya. Setelah memulai tracing. Request pertama saya melalui sify.net (nama ISP server saya) kemudian melalui server yang berbeda dan terakhir menjangkau w8.scd.yahoo.com. Jadi kita dapat melihat berapa lama prosedurnya. Kapanpun anda membuka http://www.yahoo.com/ dalam web browser, request anda selalu melalui isp dulu (untuk mendapatkan ip dari http://www.yahoo.com/ dari daftar nama domainnya) kemudian server lain dalam jalur tersebut dan terakhir pada yahoo.
Jadi bagaimana tracert digunakan oleh para hacker. Perintah ini digunakan untuk mencari firewall dan melumpuhkannya. Tracer digunakan bersamaan dengan nmap dapat mengetahui ip sebenarnya dimana firewall terpasang, kemudian hacker tersebut akan melumpuhkannya. Untuk contoh diatas kita melihat bahwa proses tracing terhenti pada w8.scd.yahoo.com. Namun hal ini bukanlah tujuan sebenarnya. Hal itu dikarenakan dihentikan oleh firewall. Mengenai masalah firewall akan kita bahas dalam artikel tersendiri.
3. Telnet
Jika anda menggunakan windows maka ‘telnet’ merupakan hacking tool terhebat bagi anda. Sebenarnya merupakan sebuah terminal yang dapat mengakses remote machine dan menggunakan service-nya. Melalui telnet anda dapat menentukan suatu koneksi antara mesin anda dan remote machine melalui port tertentu.
***********
Newbie tip: Disini saya membicarakan tentang virtual port. Tidak secara fisik yang anda lihat dibalik CPU anda. Hanya sebagai physical port yang digunakan untuk koneksi ke hardware dan dengan cara yang sama virtual port digunakan untuk koneksi pada software. TCP/IP memiliki 65,535 virtual port.
***********
Jika anda mengentik “telnet target.com” maka anda terhubung ke target.com pada prot no. 23 (port yang menjalankan telnet service). Anda juga bisa terhubung ke suatu port lainnya dengan mengetik nomor port setelah target.com. sebagai contoh jika saya ingin terhubung ke port no. 25 (SMTP service) maka salya akan mengetik “telnet target.com 25”.
***********
Newbie tip: Setiap port menjalankan service tertentu. Untuk mendaptkan daftar service yang dijalankan pada port tertentu yang bukalah “C:\windows\services" pada notepad.
***********
Sesaat anda terhubung ke sebuah remote machine pada port tertentu, sebuah window popup telnet dengan daemon yang menjalankan port tersebut menunggu anda mengetikkan perintah. Sebagai contoh “telnet http://www.cyberspace.org/” maka seperti gambar dibawah inilah yang saya dapatkan.
Saya harus login disana dan mengetik suatu password dan saya mendapatkan linux shell prompt. Baiklah jika anda mengetikan newuser disana untuk mendapatkan sebuah LoginID dan Password. Dan stelah itu saya menyiapkan perintah untuk mengeksekusi secara remote.
Well, http://www.cyberspace.org/ memiliki server Linux. Jadi jika anda tidak familiar dengan Linux anda tidak akan mampu menggunakan service-nya.
4. FTP
FTP adalah File Transfer Protocol. Melalui ini anda dapat mendownload atau mengupload file. Dan apa yang hacker inginkan dari ini? Benar!! Tinggal mengeti “ftp target.com” dan daemon banner akan ditampilkan. Tapi disini, dengan tujuan menampilkan file transfer pertama kali anda harus login. Beberapa website mengijinkan adanya naonymous login. Contohnya mengetikkan login “anonymous” dan email-address anda sebagai password. Tentunya anda harus mengetikkan email palsu. Sekarang anda boleh mulai mendownload dan mengupload file. Namun untuk itu anda adanya suatu perintah. Pada FTP prompt anda dapat mengetikkan “?”. Maka akan ditampilkan sbb:
! delete literal prompt send
? debug ls put status
append dir mdelete pwd trace
ascii disconnect mdir quit type
bell get mget quote user
binary globe mkdir recv verbose
bye hash mls remotehelp
cd help mput rename
close lcd open rmdir
Untuk mendaptkan bantuan pada berbagai perintah contohnya perintah delete, mengetikan “? Delete”. Beberapa perintah penting lainnya adalah:
1. 'pwd' to know the present directory at remote machine.
contohnya. ftp>pwd
/etc/home
2. 'lcd' to change the local directory.
contohnya. ftp>lcd C:\windows
local directory now C:\windows
3. 'cd' to change the remote directory.
contohnya. ftp>cd /etc
remote directory now /etc
4. 'mput' to send multiple files to remote machine.
contohnya. ftp>mput *.*
sends all files from C:\windows to /etc
5. 'mget' to get multiple files from remote machine.
contohnya. ftp>mget *.*
gets all files from /etc to C:\windows
6. 'open' to establish a connection with remote host.
contohnya. ftp>open www.target.com
7. 'bye' closes the connection and quits from ftp
Untuk perintah lainnya dari ftp silakan lihat help mereka.
Sekarang pada yang port FTP (prot 21) adalah membuka http://www.nosecurity.com/. Seorang hacker akan terhubung ke situs tersebut menggunakan “ftp http://www.nosecurity.com/” pada dos prompt. Kemudian dia akan mencoba login secara anonymous. Dengan anggapan bahwa http://www.nosecurity.com/ menggunakan linux server, maka hacker tersebut akan mengtikkan perintah “get /etc/apsswd” untuk mendaptkan file password dan mengcracknya. Jika anda adalah seorang hacker, maka jangan lupa untuk menghapus log tersebut.
5. netstat
Anda dapat menentukan suatu koneksi dengan remote machine pada port tertentu, hanya saat port tersebut dibuka pada remote machine. Sebagai contoh, jika anda ingin menentukan sebuah koneksi dengan http://www.target.com/ pada port 23 (telnet) maka port tersebut seharusnya terbuka pada http://www.target.com/. Dan seluruh aktifitas hacking umumnya menggunakan port yang terbuka. Mengetikkan “netstat /?” pada dos prompt memberikan:
Displays protocol statistics and current TCP/IP network connections.
NETSTAT [-a] [-e] [-n] [-s] [-p proto] [-r] [interval]
-a Displays all connections and listening ports.
-e Displays Ethernet statistics. This may be combined with the -s
option.
-n Displays addresses and port numbers in numerical form.
-p proto Shows connections for the protocol specified by proto; proto
may be TCP or UDP. If used with the -s option to display
per-protocol statistics, proto may be TCP, UDP, or IP.
-r Displays the routing table.
-s Displays per-protocol statistics. By default, statistics are
shown for TCP, UDP and IP; the -p option may be used to specify
a subset of the default.
interval Redisplays selected statistics, pausing interval seconds
between each display. Press CTRL+C to stop redisplaying
statistics. If omitted, netstat will print the current
configuration information once.
Opsi akan menjelaskan fungsinya masing-masing. Dan yang terpenting adalah opsi –a dan –n. Opsi –a menampilkan seluruh port yang terbuka pada mesin tersebut. Dan jika saya menggunakan opsi –n maka akan menunjukkan ip address sebagai ganti dari domain. Saya mendapatkan hal berikut ini jika saya mengetik “netstat –a” pada command prompt.
Active Connections
Proto Local Address Foreign Address State
TCP chintan:1027 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:80 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:135 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:6435 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1025 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1026 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1028 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1309 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1310 0.0.0.0:0 LISTENING
TCP chintan:1285 rumcajs.box.sk:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1296 l an-202-144-78-3.maa.sify.net:80 CLOSE_WAIT
TCP chintan:1297 lan-202-144-65-14.sify.net:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1310 cdn-v13.websys.aol.com:80 ESTABLISHED
TCP chintan:1220 aiedownload.cps.intel.com:ftp ESTABLISHED
”Proto” menyatakan nama protocol tersebut, “localaddress” memberikan ipaddress kita dan port yang terbuka. “Foreign Address” menyatkaan ipaddress dengan namor port yang terhubung ke kita. “State” menyatakan pernyataan saat ini jika suatu koneksi “established” atau listening atau hanya “waiting”.
Sebagai contoh jika saya membuka http://www.yahoo.com/ maka saat saya menjalankan “netstat –a” saya akan mendapatkan masukan seperti ini:
"TCP 203.43.50.81:2034 www.yahoo.com:80 ESTABLISHED"
Komputer saya dengan ip 203.43.50.81 melalui port 2034 terhubung dengan yahoo pada port 80
*************
Newbie tip: Dengna cara ini anda bisa mendapatkan ip seseorang yang chatting dengan ada. Pertama kali jalankan “netstat –an” dan lihat dibawah foreign ip address. Sekarang mulailah private chating dengan orang lain. Juga jalankan “netstat –an” dan anda akan mendapatkan satu lagin foreign ip pada akhirnya. Inilah ip orang tersebut. *************
Rabu, 17 Juni 2009
Pengantar Cybernetika
AKHIR-AKHIR ini kita dihangatkan dengan istilah baru cyber province. Ada Jogja Cyber Province, NAD Cyber Province, dan Jabar Cyber Province. Maksudnya sudah kita sama-sama tahu, yakni provinsi yang memanfaatkan teknologi cybernetika (tematika, internet dan segenap turunannya) sebagai tulang punggung aktivitas kehidupan. Bagaimana dengan Makassar….???
Pada 28 September 2008, Pemprov Jabar meresmikan program Jabar Cyber Province. Beberapa bulan sebelumnya, Selasa (15/4), Pemprov Jawa Barat menandatangani MoU dengan PT Telkom perihal pengembangan cyber province ini, sebagai bagian dari komitmen PT Telkom untuk mendukung E-Government dan Jabar Cyber Province yang ditargetkan dapat terealisasi tahun 2012.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar tentu saja sangat menyambut positif upaya itu. Bahkan, Kadin secara proaktif berperan serta dalam upaya ini. Berbekal pengalaman pemanfaatan sebagian dari infrastruktur Jabar Cyber Space itu, Kadin optimistis terwujudnya Jabar Cyber Province bukan hal yang sulit. Ada sejumlah alasan yang membuat Kadin optimistis dan berharap penuh pada cyber province ini bahkan mungkin sampai ke tingkat desa seluruh Jawa Barat.
Pertama, kondisi alam menjadi kendala bagi aktivitas komunikasi dan informasi konvensional. Kedua, teknologi telekomunikasi tumbuh semakin canggih sekaligus semakin murah. Keharusan melakukan pertemuan fisikal semakin menurun. Ketiga, implikasi logis dari substitusi pertemuan physical ke pertemuan virtual telah menurunkan biaya dan waktu yang digunakan. Keempat, adopsi ICT pada gilirannya telah memicu tumbuh dan berkembangnya bisnis-bisnis baru yang berbasis pada industri kreatif.
ICT-Information Communication Technology hanyalah sebagai salah satu bagian dari sistem informasi. ICT hanyalah sebagai landasan infrastruktur teknologi yang meliputi hardware, software dan jaringan komunikasi untuk mengambil, mengumpulkan, memproses, dan memberikan output berbentuk content digital. Lebih lanjutnya informasi tersebut didesiminasikan melalui jaringan transmisi data dengan menggunakan berbagai macam jenis peralatan komunikasi (jaringan komputer) baik untuk kebutuhan internal (Intranet) maupun untuk kebutuhan publikasi umum (Internet).
Berdasarkan pertimbangan di atas, maka dari sudut pandang dunia usaha pilihan Jawa Barat menjadi cyber province merupakan cinditio sine qua non, kondisi tak terelakkan jika ingin maju pada masa yang akan datang. Namun dalam hal ini, perlu dipahami bahwa cyber province hendaknya jangan diartikan sebatas praktik cybernetika di kalangan pemerintahan semata atau biasa dikenal sebagai e-government, tetapi juga berarti praktik cybernetika di kalangan bisnis (e-business), kalangan pendidikan (e-learning), masyarakat (e-community), serta praktik-praktik e- lainnya secara terpadu dan sinergis.
Kalau hanya dipahami sebagai praktik e-government semata, yang terjadi adalah eksklusivitas dan elitisme pemanfaatan ICT sebatas elite birokrasi yang ujung-ujungnya adalah pemborosan anggaran. Oleh karena itu, Jawa Barat bukan saja memerlukan sebuah cetak biru bagaimana membuat Jawa Barat sebagai cyber province, melainkan juga kesatupaduan dan kesepakatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Jawa Barat untuk bersama-sama bergerak menuju era informasi dengan menjadikan ICT sebagai wahana utamanya.
Ada beberapa faktor yang hendaknya diperhatikan bila Jabar ingin tumbuh menjadi cyber province. Pertama, infrastruktur ICT mau tidak mau harus dibangun secara menyeluruh di Jawa Barat. Kedua, pengembangan budaya telematika merupakan agenda penting yang sangat menentukan keberhasilan praktik cyber province ini. Kesediaan seluruh pemangku kepentingan menjadikan ICT sebagai perangkat utama beraktivitas sangat ditentukan proses pembelajaran, pembentukan perilaku, dan regulasi yang memaksa mereka menjadi bagian dari aktivitas berbasis ICT ini.
Ketiga, keberhasilan cyber province akan sangat ditentukan oleh manfaat yang diterima para pemangku kepentingan. Kegagalan adopsi teknologi biasanya terletak pada nilai manfaat yang tidak berhasil diterima para pengadopsi.
Keempat, yakinlah bahwa secanggih apa pun cyber province tetap membutuhkan basis physical. Karena barang-barang tidak bisa dikirim melalui dunia maya, hanya informasinya yang bisa dilalulintaskan. Oleh karena itu, perhatian terhadap dukungan physical dari cyber province tetap tak boleh dikendurkan. Memang hanya dengan pengelolaan yang cermat dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat, manfaat tersebut bisa kita raih sebesar mungkin.
Sejarah Cybernetika
Telah kita pahami bersama bahwa perkembangan dunia saat ini memasuki apa yang disebut era revolusi digital dan dikenal sebagai gelombang keempat yang berdampak merubah masyarakat industri menjadi masyarakat informasi. Oleh karena itu diperkirakan pada masa datang kehidupan manusia akan banyak ditandai dengan munculnya fenomena information superhighway, semakin melubernya information appliance, tergunakannya digital and virtual libraries dalam proses pendidikan dan pengajaran, dan terwujudnya tele-working yang mengurangi pergerakan manusia ke perkantoran.
Teknologi digital telah mendorong berkembangnya teknologi informasi/cybernetika yang merupakan perpaduan antara teknologi perangkat keras dan teknologi perangkat lunak dengan cakupan pemanfaatannya yang sangat luas dalam berbagai kehidupan manusia. Kemampuannya dalam melakukan proses pengambilan keputusan yang sangat rumit dan berskala besar yang tidak mungkin dilakukan secara manual oleh manusia, benar-benar telah menyebabkan revolusi budaya manusia dewasa ini. Adalah suatu kenyataan bahwa teknologi informasi inilah yang telah mengantarkan dunia masuk ke dalam era globalisasi dan ekonomi pasar bebas seperti yang sekarang kita alami.
Hikmah Perang Dingin
Kehadiran eksistensial internet ke muka bumi boleh dibilang merupakan salah satu hikmah perang dingin. Lintas diakhronis menunjukkan dengan sangat jelas, internet lahir dari tangan-tangan teknolog NASA, yang merasa terpukul oleh akselerasi perkembangan teknologi luar angkasa Rusia (dulu Uni Soviet).
Gambaran hal tersebut barangkali dapat kita lacak ke sebuah konferensi pers pada tanggal 9 Oktober 1957. "Rusia telah meluncurkan sebuah satelit bumi. Mereka juga mengklaim telah berhasil dalam uji coba menembakkan rudal balistik inter-kontinental, dan tidak satu pun dari kedua ini dilakukan oleh negeri ini. Saya bertanya kepada Anda, apa yang akan kita lakukan menghadapi perkembangan ini?" ujar Merriman Smith dari UPI, wartawan legendaris, orang pertama yang melaporkan kematian Presiden John F Kennedy ke seluruh dunia.
Mendapat pertanyaan ini, Presiden AS Dwight D Eisenhower (Ike) tercenung, sebelum menjawab dalam bahasa diplomatis. Ceritanya mungkin akan lain bila ilmuwan-ilmuwan AS bersikap open minded humility terhadap apa yang dipreposisikan Nobert Wiener, seorang matematikawan, pada 1948. Saat itu, Wiener berasumsi bahwa sekumpulan mesin yang saling terkoneksi memiliki tingkat komunikasi seperti halnya makhluk hidup.
Dikatakan seperti makhluk hidup, sebab mereka terhubungkan sejumlah jaringan elektronik dan mekanik yang berfungsi interaktif sebagaimana urat syaraf. Wiener mendapat banyak ejekan. Beberapa diantaranya malah menuding Wiener terlalu berlebihan dalam menempatkan fungsi alat elektronik dan mekanik. "Apakah Wiener ingin menjadi Tuhan?" tanya retoris dari seorang di antara mereka, sebagaimana dikutip praktisi komunikasi Priyambodo RH.
Untuk mengenal secara lengkap mengenai cybernetics Anda harus lebih dahulu mengenal Wiener (1894-1964), seorang ahli matematika Amerika yang mempopulerkan istilah Cybernetics, ialah yang menemukan kenyataan bahwa ada kesamaan antara komunikasi dan kontrol dalam otak manusia denngan fungsi-fungsi di dalam mesin.
Ia dilahirkan di Columbia, anak seorang profesor, bisa membaca dan menulis pada usia 3 tahun. Dan mendapatkan gelar doctor dari universitas Harvard sebelum usia 19 tahun.
Teori Wiener tentang cybernetika sempat menghilang untuk waktu yang cukup lama. Banyak pakar komunikasi enggan memahami paham tersebut, atau, bisa jadi mereka justru tidak pernah mendengar dan tidak mengetahui tentang sibernetika.
Ironisnya, pendapat Wiener justru menyita perhatian sejumlah pakar di Rusia, yang antara lain dipelopori Vladimir Talmy. Ia mengemukakan pendapat-pendapat kritisnya dalam Cybernetics within Us, sebuah buku yang diterjemahkan Yelena Saparina.
Talmy berpendapat, cybernetika setidak – tidaknya memerlukan pemahaman dari lima sudut keilmuan, yaitu matematika, logika (filsafat), biologi, komunikasi dan sistem pengawasan otomatis (fisika). Para peneliti lintas disiplin Rusia mengelaborasikan pendapat Talmy ke dalam riset-riset strategis tentang aspek komunikasi "berurat syaraf". Puncak riset mereka termanifestasikan dalam konsep dasar Sputnik, satelit telekomunikasi pertama Rusia pada 1957 (dan dunia, tentu).
Cybernetics is the science of control.
Cybernetics adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai control dan Komputerisasi adalah hasil pengembangan dari cybernetics. Dengan komputer Anda bisa menerbangkan misil ke bulan, dan dengan komputer anda bisa mengerjakan hal-hal besar dalam beberapa menit atau jam yang apabila dilakukan secara biasa oleh sekumpulan laki-laki akan memakan waktu bertahun-tahun.
Tetapi sekalipun demikian adalah suatu kenyataan bahwa manusialah yang menciptakan komputer. Dan konstruksi serta isi otak manusia jauh lebih dasyat dari jenis komputer paling canggih yang bisa diciptakan oleh manusia. Otak manusia memang bisa berkembang hebat dan dapat digunakan dengan hebat sekali apabila orang tahu menggunakannya. Dan CGI (Cybernetics Group Institut) telah menyiapkan program tersebut untuk Anda.
Cybernetic telah membawa bukti-bukti bahwa BAWAH SADAR kita bukanlah merupakan suatu pikiran, melainkan suatu mekanisme, suatu alat mencapai gol bawah sadar atau mesin pencapai gol otomatis.
Jadi manakala orang berbicara tentang kombinasi yang telah terjadi ini, yang hanya dalam rentang masa hidup kita saja, yakni tentang kanalisasi rahasia terdalam kebendaan, sebutlah itu energi nuklir, dan mentransformasikan kebendaan itu menjadi energi dan rekayasa bio, kami merasa bahwa kita dihadapkan dengan revolusi yang teramat penting. Sementara revolusi ini berada dalam genggaman modal dan negara, maka dampaknya bagi masyarakat bisa sangat menghancurkan. kami tidak bisa meramalkan bahwa manfaatnya bagi kemanusiaan atau ekologi planet kita sebanding dengan fungsinya untuk dominasi dan hierarki, sebagaimana lazimnya semua inovasi teknologi selama ini.
Jangkauan revolusi ini tercermin dalam banyak hal. Pertama-tama, cybernetik mengancam merusak status dari hampir semua jenis kelas pekerja non-profesional, baik pekerja kerah putih atau pun biru. Saya kira jika cybernasi ini diperkenalkan, maka cuma soal waktu saja sampai ia menggusur jutaan orang. Kelas pekerja industrial akan merosot sedikitnya di pusat-pusat utama Eropa-Amerika, dalam semua kemungkinannya, hingga ke tingkatan yang tidak akan lebih besar angkanya dari jumlah petani sekarang yang sekitar 4 juta orang di Amerika Serikat.
Pada 28 September 2008, Pemprov Jabar meresmikan program Jabar Cyber Province. Beberapa bulan sebelumnya, Selasa (15/4), Pemprov Jawa Barat menandatangani MoU dengan PT Telkom perihal pengembangan cyber province ini, sebagai bagian dari komitmen PT Telkom untuk mendukung E-Government dan Jabar Cyber Province yang ditargetkan dapat terealisasi tahun 2012.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar tentu saja sangat menyambut positif upaya itu. Bahkan, Kadin secara proaktif berperan serta dalam upaya ini. Berbekal pengalaman pemanfaatan sebagian dari infrastruktur Jabar Cyber Space itu, Kadin optimistis terwujudnya Jabar Cyber Province bukan hal yang sulit. Ada sejumlah alasan yang membuat Kadin optimistis dan berharap penuh pada cyber province ini bahkan mungkin sampai ke tingkat desa seluruh Jawa Barat.
Pertama, kondisi alam menjadi kendala bagi aktivitas komunikasi dan informasi konvensional. Kedua, teknologi telekomunikasi tumbuh semakin canggih sekaligus semakin murah. Keharusan melakukan pertemuan fisikal semakin menurun. Ketiga, implikasi logis dari substitusi pertemuan physical ke pertemuan virtual telah menurunkan biaya dan waktu yang digunakan. Keempat, adopsi ICT pada gilirannya telah memicu tumbuh dan berkembangnya bisnis-bisnis baru yang berbasis pada industri kreatif.
ICT-Information Communication Technology hanyalah sebagai salah satu bagian dari sistem informasi. ICT hanyalah sebagai landasan infrastruktur teknologi yang meliputi hardware, software dan jaringan komunikasi untuk mengambil, mengumpulkan, memproses, dan memberikan output berbentuk content digital. Lebih lanjutnya informasi tersebut didesiminasikan melalui jaringan transmisi data dengan menggunakan berbagai macam jenis peralatan komunikasi (jaringan komputer) baik untuk kebutuhan internal (Intranet) maupun untuk kebutuhan publikasi umum (Internet).
Berdasarkan pertimbangan di atas, maka dari sudut pandang dunia usaha pilihan Jawa Barat menjadi cyber province merupakan cinditio sine qua non, kondisi tak terelakkan jika ingin maju pada masa yang akan datang. Namun dalam hal ini, perlu dipahami bahwa cyber province hendaknya jangan diartikan sebatas praktik cybernetika di kalangan pemerintahan semata atau biasa dikenal sebagai e-government, tetapi juga berarti praktik cybernetika di kalangan bisnis (e-business), kalangan pendidikan (e-learning), masyarakat (e-community), serta praktik-praktik e- lainnya secara terpadu dan sinergis.
Kalau hanya dipahami sebagai praktik e-government semata, yang terjadi adalah eksklusivitas dan elitisme pemanfaatan ICT sebatas elite birokrasi yang ujung-ujungnya adalah pemborosan anggaran. Oleh karena itu, Jawa Barat bukan saja memerlukan sebuah cetak biru bagaimana membuat Jawa Barat sebagai cyber province, melainkan juga kesatupaduan dan kesepakatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di Jawa Barat untuk bersama-sama bergerak menuju era informasi dengan menjadikan ICT sebagai wahana utamanya.
Ada beberapa faktor yang hendaknya diperhatikan bila Jabar ingin tumbuh menjadi cyber province. Pertama, infrastruktur ICT mau tidak mau harus dibangun secara menyeluruh di Jawa Barat. Kedua, pengembangan budaya telematika merupakan agenda penting yang sangat menentukan keberhasilan praktik cyber province ini. Kesediaan seluruh pemangku kepentingan menjadikan ICT sebagai perangkat utama beraktivitas sangat ditentukan proses pembelajaran, pembentukan perilaku, dan regulasi yang memaksa mereka menjadi bagian dari aktivitas berbasis ICT ini.
Ketiga, keberhasilan cyber province akan sangat ditentukan oleh manfaat yang diterima para pemangku kepentingan. Kegagalan adopsi teknologi biasanya terletak pada nilai manfaat yang tidak berhasil diterima para pengadopsi.
Keempat, yakinlah bahwa secanggih apa pun cyber province tetap membutuhkan basis physical. Karena barang-barang tidak bisa dikirim melalui dunia maya, hanya informasinya yang bisa dilalulintaskan. Oleh karena itu, perhatian terhadap dukungan physical dari cyber province tetap tak boleh dikendurkan. Memang hanya dengan pengelolaan yang cermat dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Barat, manfaat tersebut bisa kita raih sebesar mungkin.
Sejarah Cybernetika
Telah kita pahami bersama bahwa perkembangan dunia saat ini memasuki apa yang disebut era revolusi digital dan dikenal sebagai gelombang keempat yang berdampak merubah masyarakat industri menjadi masyarakat informasi. Oleh karena itu diperkirakan pada masa datang kehidupan manusia akan banyak ditandai dengan munculnya fenomena information superhighway, semakin melubernya information appliance, tergunakannya digital and virtual libraries dalam proses pendidikan dan pengajaran, dan terwujudnya tele-working yang mengurangi pergerakan manusia ke perkantoran.
Teknologi digital telah mendorong berkembangnya teknologi informasi/cybernetika yang merupakan perpaduan antara teknologi perangkat keras dan teknologi perangkat lunak dengan cakupan pemanfaatannya yang sangat luas dalam berbagai kehidupan manusia. Kemampuannya dalam melakukan proses pengambilan keputusan yang sangat rumit dan berskala besar yang tidak mungkin dilakukan secara manual oleh manusia, benar-benar telah menyebabkan revolusi budaya manusia dewasa ini. Adalah suatu kenyataan bahwa teknologi informasi inilah yang telah mengantarkan dunia masuk ke dalam era globalisasi dan ekonomi pasar bebas seperti yang sekarang kita alami.
Hikmah Perang Dingin
Kehadiran eksistensial internet ke muka bumi boleh dibilang merupakan salah satu hikmah perang dingin. Lintas diakhronis menunjukkan dengan sangat jelas, internet lahir dari tangan-tangan teknolog NASA, yang merasa terpukul oleh akselerasi perkembangan teknologi luar angkasa Rusia (dulu Uni Soviet).
Gambaran hal tersebut barangkali dapat kita lacak ke sebuah konferensi pers pada tanggal 9 Oktober 1957. "Rusia telah meluncurkan sebuah satelit bumi. Mereka juga mengklaim telah berhasil dalam uji coba menembakkan rudal balistik inter-kontinental, dan tidak satu pun dari kedua ini dilakukan oleh negeri ini. Saya bertanya kepada Anda, apa yang akan kita lakukan menghadapi perkembangan ini?" ujar Merriman Smith dari UPI, wartawan legendaris, orang pertama yang melaporkan kematian Presiden John F Kennedy ke seluruh dunia.
Mendapat pertanyaan ini, Presiden AS Dwight D Eisenhower (Ike) tercenung, sebelum menjawab dalam bahasa diplomatis. Ceritanya mungkin akan lain bila ilmuwan-ilmuwan AS bersikap open minded humility terhadap apa yang dipreposisikan Nobert Wiener, seorang matematikawan, pada 1948. Saat itu, Wiener berasumsi bahwa sekumpulan mesin yang saling terkoneksi memiliki tingkat komunikasi seperti halnya makhluk hidup.
Dikatakan seperti makhluk hidup, sebab mereka terhubungkan sejumlah jaringan elektronik dan mekanik yang berfungsi interaktif sebagaimana urat syaraf. Wiener mendapat banyak ejekan. Beberapa diantaranya malah menuding Wiener terlalu berlebihan dalam menempatkan fungsi alat elektronik dan mekanik. "Apakah Wiener ingin menjadi Tuhan?" tanya retoris dari seorang di antara mereka, sebagaimana dikutip praktisi komunikasi Priyambodo RH.
Untuk mengenal secara lengkap mengenai cybernetics Anda harus lebih dahulu mengenal Wiener (1894-1964), seorang ahli matematika Amerika yang mempopulerkan istilah Cybernetics, ialah yang menemukan kenyataan bahwa ada kesamaan antara komunikasi dan kontrol dalam otak manusia denngan fungsi-fungsi di dalam mesin.
Ia dilahirkan di Columbia, anak seorang profesor, bisa membaca dan menulis pada usia 3 tahun. Dan mendapatkan gelar doctor dari universitas Harvard sebelum usia 19 tahun.
Teori Wiener tentang cybernetika sempat menghilang untuk waktu yang cukup lama. Banyak pakar komunikasi enggan memahami paham tersebut, atau, bisa jadi mereka justru tidak pernah mendengar dan tidak mengetahui tentang sibernetika.
Ironisnya, pendapat Wiener justru menyita perhatian sejumlah pakar di Rusia, yang antara lain dipelopori Vladimir Talmy. Ia mengemukakan pendapat-pendapat kritisnya dalam Cybernetics within Us, sebuah buku yang diterjemahkan Yelena Saparina.
Talmy berpendapat, cybernetika setidak – tidaknya memerlukan pemahaman dari lima sudut keilmuan, yaitu matematika, logika (filsafat), biologi, komunikasi dan sistem pengawasan otomatis (fisika). Para peneliti lintas disiplin Rusia mengelaborasikan pendapat Talmy ke dalam riset-riset strategis tentang aspek komunikasi "berurat syaraf". Puncak riset mereka termanifestasikan dalam konsep dasar Sputnik, satelit telekomunikasi pertama Rusia pada 1957 (dan dunia, tentu).
Cybernetics is the science of control.
Cybernetics adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai control dan Komputerisasi adalah hasil pengembangan dari cybernetics. Dengan komputer Anda bisa menerbangkan misil ke bulan, dan dengan komputer anda bisa mengerjakan hal-hal besar dalam beberapa menit atau jam yang apabila dilakukan secara biasa oleh sekumpulan laki-laki akan memakan waktu bertahun-tahun.
Tetapi sekalipun demikian adalah suatu kenyataan bahwa manusialah yang menciptakan komputer. Dan konstruksi serta isi otak manusia jauh lebih dasyat dari jenis komputer paling canggih yang bisa diciptakan oleh manusia. Otak manusia memang bisa berkembang hebat dan dapat digunakan dengan hebat sekali apabila orang tahu menggunakannya. Dan CGI (Cybernetics Group Institut) telah menyiapkan program tersebut untuk Anda.
Cybernetic telah membawa bukti-bukti bahwa BAWAH SADAR kita bukanlah merupakan suatu pikiran, melainkan suatu mekanisme, suatu alat mencapai gol bawah sadar atau mesin pencapai gol otomatis.
Jadi manakala orang berbicara tentang kombinasi yang telah terjadi ini, yang hanya dalam rentang masa hidup kita saja, yakni tentang kanalisasi rahasia terdalam kebendaan, sebutlah itu energi nuklir, dan mentransformasikan kebendaan itu menjadi energi dan rekayasa bio, kami merasa bahwa kita dihadapkan dengan revolusi yang teramat penting. Sementara revolusi ini berada dalam genggaman modal dan negara, maka dampaknya bagi masyarakat bisa sangat menghancurkan. kami tidak bisa meramalkan bahwa manfaatnya bagi kemanusiaan atau ekologi planet kita sebanding dengan fungsinya untuk dominasi dan hierarki, sebagaimana lazimnya semua inovasi teknologi selama ini.
Jangkauan revolusi ini tercermin dalam banyak hal. Pertama-tama, cybernetik mengancam merusak status dari hampir semua jenis kelas pekerja non-profesional, baik pekerja kerah putih atau pun biru. Saya kira jika cybernasi ini diperkenalkan, maka cuma soal waktu saja sampai ia menggusur jutaan orang. Kelas pekerja industrial akan merosot sedikitnya di pusat-pusat utama Eropa-Amerika, dalam semua kemungkinannya, hingga ke tingkatan yang tidak akan lebih besar angkanya dari jumlah petani sekarang yang sekitar 4 juta orang di Amerika Serikat.
Langganan:
Postingan (Atom)