Selasa, 09 Juni 2009

JARINGAN KOMPUTER

Pendahuluan
Tahun 1940-an, konsep jaringan (network) muncul pertama kali komputer di Amerika Serikat sebagai proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan Group Riset Harvard University yang dipimpin oleh Profesor H. Aiken. Awalnya, proyek tersebut dimaksudkan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa harus banyak membuang waktu, dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer sebagai sebuah antrian.

Tahun 1950-an, berkembang konsep distribusi proses pada super komputer. Konsep ini didasarkan pada waktu dan kemudian dikenal dengan istilah Time Sharing System. Konsep ini muncul karena super komputer harus melayani banyak terminal yang terhubung dengannya. Hal ini merupakan awal aplikasi dan terbentuknya jaringan (network) komputer. Pada Time Sharing System beberapa terminal dihubungkan secara seri ke sebuah pusat komputer/host. Time Sharing System merupakan awal berpadunya teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang sebelumnya berkembang secara terpisah. Gambar 15.1 menampilkan jaringan komputer model Time Sharing System.

Gambar 15.1: Jaringan komputer model Time Sharing System

Tahun 1970-an awal, para pemakai/perusahaan merasakan adanya beban pekerjaan yang semakin banyak. Pada sisi lain, harga perangkat komputer besar sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses terdistribusi /Distributed Processing. Dalam proses terdistribusi, beberapa pusat komputer (host) mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani banyak terminal yang terhubung secara seri di setiap pusat komputer. Proses terdistribusi memerlukan perpaduan teknologi komputer dan telekomunikasi, karena proses harus didistribusikan dan semua pusat komputer harus melayani terminal-terminalnya dalam sebuah perintah dari komputer pusat.

Tahun 1980-an awal, harga komputer kecil semakin menurun dan konsep proses terdistribusi sudah matang. Hal ini mendorong semakin beragamnya penggunaan komputer dan
jaringannya, mulai dari menangani proses bersama maupun komunikasi data/informasi di antara komputer yang kemudian dikenal dengan istilah Peer to Peer System. Peer to Peer System memunginkan untuk menangani proses bersama maupun komunikasi data/informasi tanpa melalui komputer pusat. Kondisi ini mendorong munculnya teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan Local Area Network/LAN. Dan ketika Internet muncul, maka sebagian besar LAN yang semula berdiri sendiri mulai dihubungkan sehingga membentuk jaringan global yang disebut Wide Area Netrwork/WAN. Gambar 15.2 menampilkan jaringan komputer model Distributed Processing.
Gambar 15.2: Jaringan komputer model Distributed Processing

Kemajuan teknologi telekomunikasi juga berpengaruh terhadap perkembangan pengolahan data dalam Sistem Informasi Manajemen/SIM. Data/informasi dari satu tempat dapat ditransmisikan ke tempat lain melalui jalur telekomunikasi. Transmisi data diartikan sebagai proses pengiriman data dari satu sumber Pengiriman data pada sistem berbasis komputer yang menggunakan sistem transmisi elektronik sering disebut sebagai komunikasi data (data communication). Komunikasi data, terbentuk dari interaksi beberapa terminal yang dihubungkan antara satu dengan yang lainnya dengan cara-cara tertentu dengan tujuan untuk mengoptimalkan proses pengolahan data. Jaringan komputer (computer network/network) merupakan interkoneksi sejumlah komputer dan peralatan/peripheral lainnya yang dihubungkan dengan jalur transmisi dan alat komunikasi membentuk satu sistem sehingga dapat saling bertukar data, informasi, atau menggunakan peralatan secara bersama/sharing untuk melaksanakan tugas pengolahan data. Dalam melakukan sharing, perlu dibedakan antara komputer sumber (source) dan komputer tujuan (destination). Komputer sumber merupakan komputer yang memiliki sumber daya yang akan diakses oleh komputer lainnya, sedangkan komputer tujuan merupakan komputer yang akan mengakses sumber daya.
Untuk membentuk hubungan antar komputer dan peralatan lainnya tersebut digunakan perangkat jaringan seperti ethernet card, token ring, bridge, modem dan lain sebagainya. Jaringan komputer dihubungkan dengan media berupa kabel (RG8, RG58, coaxial, UTP, STP maupun fiber optic) ataupun non kabel (microwave).

Perangkat keras pendukung proses transmisi data dalam suatu jaringan komputer antara lain adalah:

1. Perangkat keras utama: input device, processing device, output device, mass storage
2. Perangkat keras komunikasi: modem, multiplexer, concentrator, communication processor

Model komunikasi data dalam jaringan komputer meliputi terminal data sumber, encoder pengirim, kanal pengiriman, decoder penerima, serta terminal tujuan data.


Alasan Dan Keuntungan Jaringan Komputer

Beberapa alasan perlunya komunikasi data dalam jaringan komputer adalah:

1. Transaksi sering terjadi pada tempat berbeda yang berjauhan dari tempat pengolahan data, sehingga data perlu dikirim ke tempat pengolahan dan sebaliknya

2. Penggunaan teknologi komunikasi yang didukung komputer seringkali lebih efisien/murah dibandingkan cara pengiriman biasa

3. Organisasi yang mempunyai beberapa tempat pengolahan data dapat membagi tugas pengolahan data yang sibuk ke tempat pengolahan data lain yang kurang sibuk

4. Penghematan biaya perangkat keras, dimana sebuah perangkat keras yang mahal dapat digunakan secara bersama oleh beberapa bagian yang berbeda

Keuntungan yang diperoleh dari penerapan teknologi jaringan komputer adalah:

1. Resource sharing, yaitu dapat berbagi sumber daya. Misalnya pemakaian satu printer untuk beberapa komputer yang terhubung dalam jaringan

2. File sharing, antar komputer dapat melakukan pertukaran data atau file

3. Reliabilitas tinggi, dengan menggunakan jaringan komputer maka akan memiliki sumber-sumber alternatif. Misalnya semua file dapat disimpan atau di-copy dalam dua, tiga atu lebih komputer yang terhubung dalam jaringan. Sehingga apabila salah satu mesin mengalai kerusakan, maka masih ada salinan yang bisa digunakan di tempat lain

4. Menghemat beaya, penghematan beaya terjadi karena komputer berukuran kecil /PC mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan sekitar sepuluh kali lipat kecepatankomputer kecil/PC. Tetapi, harga sebuah mainframe bisa mencapai ratusan bahkan ribuan kali lebih mahal dibanding PC.

5. Kemudahan komunikasi, komunikasi antar komputer dalam suatu lingkungan kerja dapat dilakukan dengan mudah, misalnya dengan adanya program E-mail atau Chatting

6. Apabila salah satu unit komputer terhubung ke internet melalui modem atau LAN, maka semua atau sebagian unit komputer pada jaringan juga dapat mengakses internet dengan metode sharing connection

7. Fasilitas mapping, mapping berfungsi untuk memetakan suatu direktori pada server/workstation yang terhubung dalam jaringan sedemikian sehingga direktori tersebut seolah-olah menjadi drive lokal. Misalnya komputer B mengambil data dari komputer A, yakni direktori “data”, maka dengan cara mapping direktori “data” pada komputer B seolah-olah menjadi sebuah drive lokal, yaitu drive O:\. Mapping hanya bisa dilakukan apabila komputer sumber dan komputer tujuan terhubung melalui jaringan, dan direktori pada komputer sumber berada pada status sharing.

Topologi Jaringan Komputer
Jenis konfigurasi jaringan yang dapat diterapkan pada jaringan komunikasi data meliputi:
1. Bus
2. Cincin (ring)
3. Bintang (star)
4. Pohon (tree)

Topologi bus menggunakan perangkat ethernet berupa kabel yang berfungsi sebagai media untuk transmisi data. Dalam topologi bus, komputer yang terhubung mengirim dan menerima data melalui kabel sebagai pembawa sinyal dan melihat apakah data tersebut ditujukan untuk dirinya. Dalam topologi bus, jaringan hanya terhubung dengan satu saluran seperti terlihat pada Gambar 15.4.

Gambar 15.4: Konfigurasi jaringan komunikasi data jenis bus

Keuntungan jaringan dengan topologi bus antara laian adalah:
1. Penghematan kabel jaringan
2. tata letak kabel yang sederhana
3. Mudah untuk dikembangkan
Sedangkan kerugian topologi bus antara laian adalah:
1. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
2. Kepadatan lalu lintas tinggi
5
3. Peka terhadap kerusakan, yaitu apabila salah satu client atau kabel jaringan mengalami kerusakan, maka jaringan tidak dapat berfungsi
4. Diperlukan repeater untuk jaringan jarak jauh
Dalam topologi Ring, komputer dihubungkan dengan komputer lain yang ada di depan dan dibelakangnya sehingga membentuk lingkarantertutup seolah-olah seperti cincin//ring. Setiap komputer mendapat giliran untuk menggunakan jaringan dengan mengirimkan token. Komputer yang mendapat giliran dapat mengirimkan data, sedangkan komputer lain akan menerima data dan melihat apakah data ditujukan kepadanya. Apabila data ditujukan untuk dirinya maka data akan disimpan, tetapi apabila tidak ditujukan untuk dirinya data akan diteruskan ke komputer lain yang berada di depannya. Konfigurasi jaringan topologi ring seperti terlihat pada Gambar 15.5.
Keuntungan menggunakan topologi jaringan ring adalah penghematan dalam hal penggunaan kabel jaringan. Sedangkan kerugiannya adalah:
1. Peka terhadap kerusakan, yaitu apabila salah satu client atau kabel jaringan mengalami kerusakan, maka jaringan tidak dapat berfungsi
2. Kaku terhadap pengembangan/perluasan jaringan

benvenuto

Terima kasih telah mengunjungi blog kami! Nikmati serunya berpetualang bersama batman cyber............./